Masa liburan segera tiba. Tapi bukan berarti kita menghentikan 'aksi' peduli lingkungan. Selama berlibur, kita tetap harus menjalankannya dengan kegiatan yang fun dan tentunya eco friendly. And hows? Check this out :
PACK LIGHTLY
Kurangi barang bawaan kamu karena hal tersebut akan mengurangi pemakaian bahan bakar, entah itu pesawat atau mobil yang kamu tumpangi. Cukup membawa satu tas saja kalau bisa dan cukup.
ITS MY PLACE
Dimanapun kamu menginap, anggap tempat tersebut sebagai 'rumah' kamu. Tentu dengan demikian kamu akan menghemat setiap pemakaian air dan listriknya, bukan?
WALKING DOWN THE STREET
Nikmati setiap jengkal tempat kamu berlibur dengan berjalan kaki. Selain olahraga, kamu juga akan menikmati langsung suasana di tempat itu. Kalau ingin naik kendaraan, gunakanlah sarana transportasi umum, seperti bis dan kereta api.
NO MORE PLASTIC, PLEASE
Untuk menyegarkan olahraga kala berkeliling tempat liburan, bawalah air minum dalam botol yang reusable milik kamu sendiri. Hindari membeli air minum dalam kemasan karena akan menambah sampah di tempat kamu berlibur. Jangan lupa pula untuk menyiapkan tas tambahan guna dipakai waktu kamu berbelanja. Jadi, nggak perlu lagi kan menggunakan kantung plastik yang berlebihan yang akan merusak lingkungan kan?
LEAVE NOTHING BUT FOOTPRINTS
Mungkin kamu sudah sering mendengar larangan utnuk tidak membuang sampah sembarangan. Untuk itu, usahakan tidak membuang sampah sekecil apapun. Selama masih mampu, simpan saja sampah tersebut sampai kamu menemukan tempat pembuangan sampah terdekat.
LET THEM SAVE
Oleh-oleh merupakan bagian tak terpisahkan dari liburan. Namun ingatlah ini. Hindarilah membeli suvenir yang berasal dari habitat hewan maupun tumbuhan yang hampir punah. Sebab kamu tidak ingin mempercepat kepunahan mereka kan?
Kehancuran lingkungan dan penjarahan sumber daya alam telah meningkatkan ancaman krisis ekologis yang bermuara pada perubahan iklim. Persoalan itu menimbulkan kerentanan terhadap masyarakat, termasuk nelayan dan masyarakat pesisir.
Demikian salah satu isu yang mengemuka dalam aksi peringatan Hari Bumi (22/4) di Jakarta. Sekertaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Prikanan Riza Damanik mengatakan, derajat eksploatasi sumber daya alam yang berlebihan oleh Negara industri tanpa mengindahkan keberlansungan lingkungan hidup telah memicuh laju perubahan iklim.
Dampak terbesar perubahan iklim, ujar Rizal, paling dirasakan Nelayan, diantaranya perubahan cuaca perairan dan gelombang tinggi yang tidak menentu. Hasil tangkapan semakin tak pasti. Koodinator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Siti Maemuna mengatakan, salah satu akar persoalan kelautan dunia adalah praktik pertambangan di kawasan pesisir dan pembuangan limbah tambang di laut.
Kegiatan eksratksi pertambangan di darat, seperti penambangan logam, batu bara, dan migas, juga menyebabkan sedimentasi laut.
Dari data Jatam, buangan limbah (tailing) dari tambang emas PT Newmont dan PT Freeport mencapai 340.000 ton setiap hari.
Riza menyatakan, kemauan dan kemampuan diplomasi pemerintah untuk menyelamatkan laut dan nelayan tradisional diuji sepenuhnya dalam penyelenggaraan World Ocean conference (WOC) di Manado, Sulawesi Utara, 11-15 Mei 2009.
Masa liburan segera tiba. Tapi bukan berarti kita menghentikan 'aksi' peduli lingkungan. Selama berlibur, kita tetap harus menjalankannya dengan kegiatan yang fun dan tentunya eco friendly. And hows? Check this out :
PACK LIGHTLY
Kurangi barang bawaan kamu karena hal tersebut akan mengurangi pemakaian bahan bakar, entah itu pesawat atau mobil yang kamu tumpangi. Cukup membawa satu tas saja kalau bisa dan cukup.
ITS MY PLACE
Dimanapun kamu menginap, anggap tempat tersebut sebagai 'rumah' kamu. Tentu dengan demikian kamu akan menghemat setiap pemakaian air dan listriknya, bukan?
WALKING DOWN THE STREET
Nikmati setiap jengkal tempat kamu berlibur dengan berjalan kaki. Selain olahraga, kamu juga akan menikmati langsung suasana di tempat itu. Kalau ingin naik kendaraan, gunakanlah sarana transportasi umum, seperti bis dan kereta api.
NO MORE PLASTIC, PLEASE
Untuk menyegarkan olahraga kala berkeliling tempat liburan, bawalah air minum dalam botol yang reusable milik kamu sendiri. Hindari membeli air minum dalam kemasan karena akan menambah sampah di tempat kamu berlibur. Jangan lupa pula untuk menyiapkan tas tambahan guna dipakai waktu kamu berbelanja. Jadi, nggak perlu lagi kan menggunakan kantung plastik yang berlebihan yang akan merusak lingkungan kan?
LEAVE NOTHING BUT FOOTPRINTS
Mungkin kamu sudah sering mendengar larangan utnuk tidak membuang sampah sembarangan. Untuk itu, usahakan tidak membuang sampah sekecil apapun. Selama masih mampu, simpan saja sampah tersebut sampai kamu menemukan tempat pembuangan sampah terdekat.
LET THEM SAVE
Oleh-oleh merupakan bagian tak terpisahkan dari liburan. Namun ingatlah ini. Hindarilah membeli suvenir yang berasal dari habitat hewan maupun tumbuhan yang hampir punah. Sebab kamu tidak ingin mempercepat kepunahan mereka kan?
Kehancuran lingkungan dan penjarahan sumber daya alam telah meningkatkan ancaman krisis ekologis yang bermuara pada perubahan iklim. Persoalan itu menimbulkan kerentanan terhadap masyarakat, termasuk nelayan dan masyarakat pesisir.
Demikian salah satu isu yang mengemuka dalam aksi peringatan Hari Bumi (22/4) di Jakarta. Sekertaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Prikanan Riza Damanik mengatakan, derajat eksploatasi sumber daya alam yang berlebihan oleh Negara industri tanpa mengindahkan keberlansungan lingkungan hidup telah memicuh laju perubahan iklim.
Dampak terbesar perubahan iklim, ujar Rizal, paling dirasakan Nelayan, diantaranya perubahan cuaca perairan dan gelombang tinggi yang tidak menentu. Hasil tangkapan semakin tak pasti. Koodinator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Siti Maemuna mengatakan, salah satu akar persoalan kelautan dunia adalah praktik pertambangan di kawasan pesisir dan pembuangan limbah tambang di laut.
Kegiatan eksratksi pertambangan di darat, seperti penambangan logam, batu bara, dan migas, juga menyebabkan sedimentasi laut.
Dari data Jatam, buangan limbah (tailing) dari tambang emas PT Newmont dan PT Freeport mencapai 340.000 ton setiap hari.
Riza menyatakan, kemauan dan kemampuan diplomasi pemerintah untuk menyelamatkan laut dan nelayan tradisional diuji sepenuhnya dalam penyelenggaraan World Ocean conference (WOC) di Manado, Sulawesi Utara, 11-15 Mei 2009.
Apa itu Go Green Indonesia ?
Go Green Indonesia adalah sebuah blog yang isinya lebih memfokuskan kepada bahaya Pemanasan Global yang kini menjadi isu hangat di kalangan masyarakat.
Sejak kapan Go Green Indonesia ada?
Go Green Indonesia dibentuk pada 8 Februari 2008 oleh dua remaja Indonesia; Lalla Pratami (yang saat itu berumur 18 tahun) dan Melinda (yang saat itu berumur 15 tahun). Dengan semangat untuk menghijaukan Indonesia, mereka berinisiatif untuk menyebarkan bahaya ini dan mengingatkan manusia khususnya masyarakat Indonesia.
Mengapa Go Green Indonesia?
Agar lebih mudah diingat dan tujuan yang ingin disampaikan oleh Lalla dan Melinda jelas : menghijaukan Indonesia. Tiga kata itu juga membawa hawa semangat saat mengucapkannya sehingga mampu memberikan energi positif tersendiri saat mengucapkan ‘Go Green Indonesia!’.
Siapa saja yang terlibat dalam Go Green Indonesia?
Ada sekitar 300 orang yang ikut ‘daftar’ dalam Go Green Indonesia lewat email, dan lebih dari 10.000 orang yang join dalam cause Go Green Indonesia di facebook. Dalam ‘urusan dapur’ Go Green Indonesia, hanya dua orang yang terlibat dengan tugasnya masing-masing. Lalla Pratami, lebih mengkhususkan untuk mengurusi setiap email yang masuk, termasuk pendaftaran, pengiriman artikel, maupun beberapa pertanyaan, desain blog, juga mengurusi cause Go Green Indonesia di facebook. Melinda, mengurusi publikasi, menulis artikel, juga friendster Go Green Indonesia.
Dimana bisa menemukan Go Green Indonesia?
Blog kami bisa dibuka di sini, cause di facebook bisa dibuka di sini serta friendster kami bisa diadd di sini.
Tujuan Go Green Indonesia
- Menghijaukan Indonesia
- Menyebarluaskan masalah pemanasan global ke seluruh Indonesia
- Meningkatkan antusias masyarakat Indonesia tentang isu pemanasan global
- Mengajak semua masyarakat Indonesia untuk hidup lebih hijau
Program Kerja Go Green Indonesia
Di tahun pertamanya ini, Go Green Indonesia belum memiliki acara yang diselenggarakan secara indie dikarenakan satu dan lain hal. Tahun ini kami hanya memfokuskan dalam artikel di blog dan penyebaran blog ini kepada masyarakat Indonesia. Semoga di tahun berikutnya kami bisa mengadakan acara yang bertema ’hijau’ sehingga masyarakat yang sadar akan bahaya Global Warming akan semakin banyak.
Berafiliasi dengan Go Green Indonesia
Beberapa pihak sudah sempat kami ajak dan mengajak kami untuk berafiliasi. Ada yang menerima, ataupun tidak mengirim balasan atas ajakan afiliasi kami. Pihak yang berafiliasi dengan Go Green Indonesia akan dipasang banner-nya di blog Go Green Indonesia pada bagian ’Our Partners’ sehingga orang pun bisa mengetahui bahwa pihak yang berafiliasi dengan kami juga peduli dengan masalah pemanasan global ini. Juga tidak menutup kemungkinan pengunjung Go Green Indonesia akan me-link url dari pihak yang berafiliasi sehingga juga mampu menyebarkan situs dari pihak yang berafiliasi dengan Go Green Indonesia.
mahasiswa berumur 19 tahun ini lebih mengurusi email-email yang masuk (termasuk kiriman artikel), desain, serta cause Go Green Indonesia di facebook.
email : lalla.pratami@gmail.com
walau umurnya baru 16 tahun dan masih duduk di bangku SMA, Melinda sudah memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan. Di Go Green Indonesia ini ia mengurusi promosi, publikasi, serta friendster Go Green Indonesia.
email : heimelinda@gmail.com
ingin ikut mengkampanyekan stop global warming dan let's go green?
kalau kamu Indonesian, cinta Indonesia, dan benar ingin melakukan sesuatu untuk Indonesia lewat Go Green Indonesia;
- kirim email ke kita di gogreenindonesia@gmail.com dengan subjek "Daftar Go Green" lalu kirimkan nama, email, dan (kalau ada) situs kamu.
- pasang banner kami yang bisa dipilih di bagian atas blog kami di situs/profile kalian.
- jangan lupa, kirim artikel/gambar menyangkut global warming dengan sumbernya (kalau tidak buat sendiri).
jika kami akan mengadakan acara, pasti kalian lah yang kami ajak duluan!
PS: maaf, kami tidak membuka email setiap hari, tetapi sekitar seminggu sekali, mohon maklum dan sabar ya. Terima kasih atas dukungannya selama ini.