24 Februari 2008

Bahaya Sampah Kantong Plastik

  • Plastik sangat sulit hancur secara alami dan juga sulit didaur ulang. Setiap sampah plastik yang dibuang, baru akan hancur dalam waktu 200-400 tahun!
  • Walaupun murah bahkan sering diberikan gratis, plastik dibuat dengan menggunakan minyak bumi. Sumber energi yang mulai langka dan sangat dibutuhkan manusia. Di Inggris saja, diperlukan 2 milyar barel minyak untuk industri kantong plastik. Pada akhirnya minyak yang terpakai terbuang sia-sia karena kantong-kantong plastik itu hanya dipakai sekali-dua kali lalu menggunung di tempat penampungan sampah, mencemari lingkungan.
  • Sampah plastik sangat berbahaya buat beberapa jenis hewan. Di Australia tercatat lebih dari 100.000 hewan yang terdiri dari burung, ikan paus, anjing laut dan kura-kura, mati per tahunnya gara-gara menelan atau terbelit sampah plastik. Parahnya lagi, setelah badan hewan yang mati telah terurai, sampah plastiknya akan terbebas lagi ke alam.
  • Membakar sampah plastik menyebabkan zat-zat beracun dari sampah terlepas ke udara yang kita hirup. Polusi udara seperti ini punya dampak serius karena melemahkan kekebalan tubuh dan memicu kanker.
  • Plastik tersusun dari polimer. Dalam proses pembuatannya, ikut dimasukkan sejenis bahan pelembut (plasticizers) supaya plastik bertekstur licin, lentur dan gampang dibentuk. Tapi kalau plastik dipakai buat bungkus makanan, plasticizers bisa mengkontaminasi makanan. Apalagi kalau makanan yang dibungkus masih panas, si plasticizers dan monomer-monomernya makin cepat keluar dan pindah ke makanan lalu masuk dalam tubuh.
  • Kantong plastik kresek yang biasa kita pakai sehari-hari ternyata mengandung zat karsinogen berbahaya karena berasal dari proses daur ulang yang diragukan kebersihannya. Zat pewarnanya juga bisa meresap ke dalam makanan yang dibungkusnya dan menjadi racun.
  • Sampah plastik dari sektor pertanian dunia setiap tahunnya mencapai 100 juta ton. Kalau sampah plastik ini dibentangkan, panjangnya bisa membungkus bumi sampai sepuluh kali.

sumber : go girl. dikirim oleh Oktaa

4 komentar:

uNa mengatakan...

alo...

Q sekara sedang mengadakan peyuluhan tentang bahayanya sampah plastik. aQ ngadain penyuluhan ini guna membantu mengurangi dampak bahayanya sampah plastik di kota SOLO.

DUKUNG Aq YA TEMAN

Greeneration mengatakan...

melihat bahaya2 yang ditimbulkannya, sudah saatnya kita mengurangi penggunaan kantong plastik.

sudah punya tas baGoes? baGoes adalah solusi nyata untuk membantu mengurangi penggunaan kantong plastik. Selain bisa dilipat menjadi gantungan kunci, baGoes dapat mengganti hingga 1000 kantong plastik.

info lebih lanjut mengenai tas baGoes bisa dilihat di http://shop.greeneration.org

yuk sebarkan pengurangan penggunaan kantong plastik ini, untuk mendukung terwujudnya Indonesia tuntaskan sampah! :)

Salam,

Reta Yudistyana
Greeneration Indonesia

--
Greeneration Indonesia
green attitude green environment
Kanayakan D 35 . Bandung 40135
Jawa Barat - Indonesia
Telp/Fax: +62-22-2500 189
Email: info@greeneration.org
Web: www.greeneration.org

pagu mengatakan...

Dengan teknik daur ulang yang inovatif namun sederhana, mudah dan murah, limbah kantong plastik bisa didaur ulang menjadi ratusan jenis barang yang cantik, menarik, unik, eksklusif dan kuat.
Pertama di Indonesia

Gambar barang hasil daur ulang limbah kantong plastik karya Paguyuban Daur Ulang Kantong Plastik bisa dilihat di sini :
http://www.facebook.com/album.php?aid=32230&id=100001341958219&l=d5f0be8126

Sosialisasi penggunaan barang-barang berbahan baku limbah kantong plastik berarti :
(1)penggunaan material baru (plastik, kertas) (2) pelestarian sumber daya alam (3) perbaikan kualitas lingkungan hidup (4) pencipataan lapangan kerja baru.

Asep Kusumah
Paguyuban Daur Ulang Kantong Plastik
Komp. Sekretariat Negara Blok K No.17
Tangerang Selatan
Telp 021-7329379/08159082150

sihitez mengatakan...

Kenapa tidak industri plastiknya aja di hentikan sekaligus dan di larang menjual plastik tersebut.?
Saya rasa itu cara yang mudah dan gampang untuk menghentikan bahaya Plastik tersebut etimbang masyarakat diaajak untuk mengurangi pemakaian plastik.
kalo plastik tetap beredar, sama aja masyarakat susah tidak menggunakannya.