03 Maret 2011
9 Tanaman Terampuh untuk Mencegah Global Warming
13 November 2009
Green World equals Healthy Body
-Bercocok Tanam
Selain untuk penghijauan,kegiatan berikut ini juga sangat baik untuk kesehatan badan. Jiwa yang tenang seimbang dengan tubuh yang ideal. Gerakan menyiram,menanan dan memberi pupuk selama 5 menit bisa merampingkan tangan lho girls!
-Menyuci Piring
Jangan bingung dulu saat membaca ini bukan web household, tetapi percaya atau tidak kegiatan yg satu ini sangat bermanfaat untuk bumi kita. Gunakan peralatan makan yg tidak sekali pakai,dengan begini kita sudah mengurangi limbah plastik yang sulit dicerna.Jangan langsung bilang tidak praktis dan merepotkan ,karena gerakan mencuci piring bermanfaat untuk mengurangi lebih dari 50 kalori didalam tubuh.Dengan mencuci piring 3x sehari dalam sebulan dijamin deh badanmu langsung lebih ramping!
-I wanna ride my bike!
Choose bike rather than motoric vehicles! Selain tidak memproduksi poluttan,bersepeda juga bermanfaat untuk tubuh kita.Jantung sehat dan.. (ehem) badan yang lebih proporsional.
-Kurangi penggunaan Microwave
Selain memberikan kesempatan bernafas untuk bumi kita, microwave juga tidak baik untuk badan kita.Makanan yang sering dipanaskan dengan microwave memang tidak membuat kita menunggu lebih lama,tetapi hal ini membahayakan tubuh dikarenakan ultraviolet yang ikut terkonsumsi!
-No Plastic at My house!
Ayo,ayo sebarkan info ini.Kurangi penggunaan plastik dan cari produk yang lebih ramah lingkungan.Green product is so rock!
dikirim oleh: Karina Nurherbyanti
27 September 2009
(Jangan) Gunakan Teknologi Untuk Selamatkan Bumi
- Global Footprint Network (http://www.fotprintnetwork.org/)
- MyFootprint (http://www.myfootprint.org/)
- WikiHow (http://www.wikihow.com/Save-the-Environment-at-Home)
- Sustainable Environment for Quality of Life (http://www.seql.org/100ways.cfm)
- TreeHugger (http://www.treehugger.com/)
- NewScientist - Environment (http://www.newscientist.com/section/environtment)
- Ways to Save Energy (http://www.waystosaveenergy.net/)
- WALHI (http://www.eng.walhi.or.id/)
13 Januari 2009
Menjadi Sahabat Bumi yang Baik
Masing-masing orang pasti punya pendapat yang berbeda, nah klo saya ditanya arti dari sahabat, maka saya menjawab:
"Sahabat adalah orang yang bisa menemani dan menjaga kita, di saat kita susah atau senang. Sahabat adalah dia yang tidak membuat kita kecewa, tidak menyakiti kita, dan selalu saling menghargai".
Trus, bagaimana cara kita menjadi sahabat bumi yang baik?? Di sini saya tidak akan membahas apa saja yang harus kita lakukan untuk menjaga bumi ini, karena sudah banyak sekali artikel yang bertebaran di internet. Tapi di sini saya hanya ingin mengubah pola pikir teman-teman bagaimana seharusnya kita dalam menjaga bumi ini.
Saya akan memulainya dengan sebuah cerita:
Suatu hari seorang raja menyuruh seluruh rakyatnya membawa 1 sendok madu. Ada satu orang yang berpikir "ah, saya bawa 1 sendok air saja, tidak akan keliatan bila bercampur dengan banyak madu dari orang lain".. Sang raja terus menyuruh rakyatnya mengumpulkan madu yang mereka bawa ke dalam satu tong.. Ah, betapa terkejutnya sang raja, ternyata isi tong bukan madu, tetapi berisi air semua..
Klo kata-kata dalam cerita di atas diterjemahkan:
"Ah, hanya saya yang membawa satu sendok air, orang lain tidak"
Cerita ini yang terus saya ingat, jangan pernah berpikir "hanya saya". Karena diluar sana banyak sekali orang yang berpikir seperti teman-teman. Jadi seharusnya kita berpikir "Bukan hanya saya".
Contoh kecil saja, "hanya saya" yang membuang sampah sembarangan. Klo semua orang berpikir seperti ini, Apa yang bakal terjadi? Mungkin bumi ini akan dipenuhi dengan sampah yang bertebaran di sana-sini.
Sekarang mulailah berpikir "Bukan hanya saya", mulailah sesuatu dengan "Saya melakukan ini semua untuk kepentingan banyak orang, untuk orang-orang yang saya cintai, untuk Sahabat-ku Bumi yang saya cintai", dan lain sebagainya. Untuk semua yang mendatangkan kebaikan bagi diri saya, orang lain, dan lingkungan, karena kita tidak hidup sendiri dan kita hidup di bumi. Jadilah sahabat yang baik bagi-nya.
29 Agustus 2008
More ways to save the Earth
1. Stop using waribashi (disposable chopsticks made of wood) and buy some washable chopstick (usually made of plastic), so that you can bring them anywhere you want to eat and use them over and over again.
2. Plant more trees. But if this is not possible, you can adopt some. Now there are many organizations offering this kind of program. Two of them are WWF Indonesia and The Nature Conservancy. You can check them out for details at www.wwf.or.id/newtrees and www.plantabillion.org
3. Bring your own drink bottle and meal box wherever you go. It can minimize the amount of plastic waste and also minimize your expenses, so that you can save more money. More to save for you, more to save the Earth as well.
4. Buy electronic reload voucher instead of printed ones. It saves more paper and is cheaper too. It can be both ecofriendly and economical.
5. Stop consuming imported food products. The process of bringing them here results in higher pollution created by the transportation systems used. Besides, they also contain a large number of preservatives to kep them fresh during the trip.
31 Mei 2008
vote Indonesia now!
new7wonders: Vote for the New 7 Wonders of Nature nominees
kita dikasih kesempatan untuk vote 7 nominasi. dan Indonesia masuk menjadi nominasinya. yang masuk itu:
- Lake Toba
- Krakatau, Volcanic Islands
- Komodo National Park, National Park
nah, kalo kamu ngaku cinta Indonesia, buru sekarang klik ke http://www.new7wonders.com terus vote ketiga dari nominasi itu, dan 4 nya boleh milih sendiri hihihi. jangan lupa klik email yang dari new7wondersnya ya, biar vote kamu dihitung.
Ayo Vote for Indonesia !
11 Maret 2008
Artikel
05 Maret 2008
Langkah antisipasi perilaku perorangan
a. MENGHEMAT PENGGUNAAN AIR
- mencuci piring di baskom yang telah diisi air, bukan dibawah air mengalir.
- cuci sayuran dan daging secara terpisah dalam tempat yang sudah terisi air. Bila mencuci langsung di bawah kran akan diperlukan air sekitar 10-15 kali lebih banyak dibandingkan mencuci dalam suatu wadah.
- berkumur dan menyikat gigi dengan menggunakan gelas atau gayung. Bila menggunakan air mengalir untuk menyikat gigi, akan terjadi pemborosan ber liter-liter air.
- sebaiknya gunakan lap dan seember air untuk mencuci mobil, jangan menggunakan air mengalir dari selang.
- jika mencuci baju dengan menggunakan mesin cuci maka cucilah dengan sejumlah kapasitas maksimal dari mesin cuci tersebut. Hal ini bertujuan agar bisa menghemat pengunaan air dan energi listrik.
- pergunakanlah shower pada saat mandi. Penggunaan gayung akan menyebabkan permborosan air sampai 3 kali lipat.
- segera lakukan perbaikan pipa atau sambungan dari pipa ke pompa jika terjadi kebocoran. Untuk pencegahan, periksalah pipa-pipa secara teratur.
b. HEMAT LISTRIK
- kenali instalansi listrik dirumah. Apakah instalansinya sudah sesuai dengan standar yang dianjurkan?
- sesuaikan pemakaian daya dengan kebutuhan. Semakin kecil daya yang dipakai, semakin kecil pula rendah tagihan listriknya.
c. PENANAMAN POHON
Karena CO2 dipergunakan oleh tanaman untuk fotosintesis maka penanaman pohon dalam jumlah banyak juga dapat menjadi solusi. Bila setiap orang menanam satu pohon maka di Indonesia akan bertambah lebih dari 200 juta tanaman yang ikut mengkonsumsi CO2. Di Sulewesi Utara, dibuat Peraturan Daerah yang mewajibkan menanam pohon bagi pasangan yang akan menikah (yoi...)
d. PENGGUNAAN MOBIL DIKURANGI
Mobil sebagai penyumbang sumber CO2 terbesar di wilayah perkotaan juga perlu diantisipasi dengan mengubah perilaku hidup orang. Penggunaan mobil pribadi menjadi penyumbang Co2 terbesar bila tidak ada pengaturan kegiatan mobil pribadi atau mobil dinas dengan baik. Pencemaran udara sekitar 70% dihasilkan oleh kendaraan bermotor. Menurut catatan, Proyek Udara Bersih Jakarta, sumber pencemaran di Jakarta disumbang oleh kendaraan pribadi sekitar 90% dan sekitar 10% dari kendaraan umum, termasuk truk.
sumber : "akankah indonesia tenggelam akibat pemanasan global?" , oleh melinda
03 Maret 2008
Bersama Merawat Bumi
Bumi semakin panas. Ini terjadi karena lapisan ozon yang berfungsi melapisi bumi dari efek negatif sudah banyak berlubang. Bahkan, menurut perkiraan terakhir Lembaga Antariksa Eropa (ESA), lubang ozon pada saat ini sudah seluas daratan Eropa atau sekitar 10 juta kilometer persegi. Artinya, sinar ultraviolet yang dipancarkan ke bumi makin banyak. Dan dampaknya luar biasa. Orang yang terpapar sinar tersebut akan terkena berbagai penyakit, antara lain kanker kulit dan katarak. Temperatur bumi semakin tinggi, kekeringan pun berlangsung di sejumlah wilayah. Kebakaran terjadi di mana-mana. Banjir melanda banyak kawasan. Karena itu, sudah sewajarnya mulai dari sekarang mencegah agar kerusakan lapisan tersebut tidak sampai parah. Beberapa di antaranya mengurangi penggunaan karbondioksida, bahan-bahan pendingin yang mengandung freon chlorofourcarbon (CFC), dan bahan bakar hidrogen.
Berikut ini beberapa tips yang perlu diikuti. Mencegah lebih baik daripada mengobati ternyata tak hanya berlaku di bidang kesehatan. Mencegah pemanasan global juga perlu daripada mengatasi bumi yang sudah rusak. Mencegah dapat dilakukan di rumah, perkantoran, mal, rumah sakit, dan di kendaraan pribadi atau umum.
Berikut beberapa tips yang perlu diikuti.
Rumah Tangga
1. Gunakan lampu pijar hemat energi. Sejumlah perusahaan lampu sudah membuat dan menjual lampu-lampu model begini. Harganya memang lebih mahal tiga hingga lima kali lampu pijar biasa. Tetapi energi listrik yang bisa diirit juga lebih besar, dapat mencapai 1/4 biaya listrik lampu konvensional. Seperti dikutip majalah Time, 9 April lalu, lampu yang 7 watt pada lampu hemat energi seterang lampu pijar 40 watt. Sedangkan lampu yang 26 watt seterang lampu pijar 100 watt. Selain itu, juga tahan lama karena bisa tahan lebih dari enam bulan pemakaian nonstop. Ada yang mempersoalkan kandungan merkuri. Toh, masih dalam batas normal. Meski hemat energi, lantas jangan seenak saja menyalahkan. Nyalakan hanya di waktu malam atau gelap.
2. Jangan membuka pintu lemari es terlalu lama. Makin lama pintu terbuka, energi listrik yang terpakai dan terbuang percuma juga kian besar. Sebab mesin pendingin terus bekerja sampai ruangan di kulkas mencapai suhu tertentu. Apabila ingin menaruh atau mengambil sesuatu dari kulkas, lakukan dengan cepat. Jangan biarkan anak Anda bermain dalam posisi pintu kulkas terbuka terlalu lama.
3. Matikan pendingin ruangan (AC), televisi, radio, komputer, dan peralatan elektronik lainnya bila sudah tak diperlukan. Biasakan mencabut alat listrik jikalau tak digunakan. Komputer, misalnya, jika digunakan hanya empat jam per hari, dapat menghemat biaya Rp 630.000 per tahun dan dapat mengurangi emisi karbon 83% setahun.
4. Cucilah pakaian dengan tangan Anda sendiri. Di samping menghasilkan cucian lebih bersih, juga menyehatkan dan tidak boros listrik. Lalu, jangan menggunakan mesin pengering. Sebab uap mengeluarkan gas yang mengandung karbondioksida (CO2). Ambil contoh, dalam jangka waktu lama, T-shirt yang dikeringkan bisa mengeluarkan 4 kg gas CO2 ke udara. Gunakan cara alami dengan menjemur pakaian di udara terbuka.
5. Etanol bisa dimanfaatkan sebagai pengganti bahan bakar minyak di rumah atau sebagai bahan alternatif minyak tanah atau gas. Ini berkaitan dengan terus melambungnya harga minyak dunia yang kini mencapai US$ 90 per barel dan tingkat polusi yang makin parah. Etanol dapat diperoleh dari tanaman yang mengandung alkohol seperti tebu. Selain itu, bahan bakar nabati yang tengah dikembangkan adalah yang berasal dari kelapa sawit, jarak, tebu, jagung, dan ubi jalar. Anda tak perlu khawatir bahan bakar nabati bakal habis. Sebab tumbuhan tersebut dapat ditanam lagi. Lain halnya minyak tanah atau gas yang bakal habis.
6. Penuhilah pekarangan rumah dengan tanaman. Tanaman dapat menyejukkan rumah dan pekarangan. Juga menghindari cuaca panas dan terik matahari. Anda pun menghirup udara bersih dan mengandung banyak oksigen yang dikeluarkan tumbuh-tumbuhan. Salah satu tanaman yang menyerap banyak CO2 adalah bambu. Selain tumbuh lebih cepat, bambu juga lebih cepat menyerap CO2 ketimbang beberapa tanaman lainnya.
7. Lindungi rumah dengan tabir surya. Misalnya, jendela dipasangi kaca film, sehingga rumah tidak terlalu panas dan tak perlu menggunakan AC.
8. Usahakan rumah dilengkapi ventilasi yang cukup, sehingga terjadi sirkulasi udara setiap hari. Buka jendela dan pintu lebar-lebar pada pagi hari agar udara pagi yang baik bisa masuk dan menggantikan udara yang kotor.
9. Jangan membakar sampah di pekarangan rumah. Asapnya mengeluarkan gas CO2 yang berbahaya bagi tubuh manusia jika terhirup. Pisahkan sampah yang dapat didaur ulang dengan sampah yang tak dapat didaur ulang. Sampah-sampah yang dapat didaur ulang, seperti kertas dan kaleng bekas, bisa digunakan lagi bila diperlukan.
10. Jangan membawa tas-tas plastik ke rumah. Sebab bahan-bahan yang terbuat dari plastik sulit didaur ulang. Di dunia, dari sekitar 500 milyar tas plastik yang didistribusikan, hanya kurang dari 3% yang didaur ulang. Jika tertanam di bawah tanah, ia membutuhkan waktu 1.000 tahun untuk terurai dan bercampur dengan tanah. Sebagai alternatif, bawalah tas-tas yang terbuat dari kertas atau material yang gampang didaur ulang.
Hotel, Kantor, dan Fasilitas Umum Lainnya
1. Pengelola hotel sebaiknya menggunakan lampu koridor yang menyala berdasarkan sensor panas tubuh manusia. Apabila memungkinkan, jangan gunakan pintu yang digerakkan dengan listrik.
2. Hindari penggunaan lift atau eskalator untuk naik atau turun tidak sampai tiga tingkat. Biasakan menggunakan tangga. Di samping menyehatkan, juga tidak memboroskan listrik hotel atau perkantoran.
3. Bila menginap di hotel atau penginapan yang terletak di daerah yang berudara sejuk dan dingin, usahakan meminimalkan penggunaan AC. Cari penginapan yang sistem sirkulasi udaranya baik.
4. Untuk pengelola hotel, usahakan tidak memperbanyak lampu penerangan yang tidak perlu. Banyak hotel membuat lampu yang tidak perlu, seperti lampu hias.
5. Tisu dan kertas bekas jangan langsung dibuang. Bisa diolah lagi oleh pengelola barang bekas menjadi barang yang berguna dan menarik. Penggunaan kertas bekas untuk didaur ulang bisa mengurangi ditebangnya pohon-pohon untuk keperluan pembuatan bubur kertas dan kertas. Setiap ton kertas yang didaur ulang bisa menghemat 30.000 air dan mengurangi 19 pohon yang ditebang untuk keperluan pembuatan kertas.
6. Gunakan makanan yang lebih banyak berasal dari bahan baku atau produk lokal. Belilah sayur atau bahan makanan yang dijual di pasar-pasar yang terletak di dekat hotel. Ini untuk mengurangi biaya transportasi. Sebab transportasi menggunakan kendaraan yang menggunakan bahan bakar.
7. Banyak hotel menyediakan fasilitas pemanas air. Agar menghemat energi, mesin pemanas air jangan digunakan lagi andai kata sudah berumur enam tahun. Pada usia tersebut, biasanya mesin tidak bekerja maksimal.
Transportasi
1. Gunakanlah bus bila bepergian jauh, ke kantor atau ke tempat lain. Sebab, menurut studi, alat transportasi ini cuma menyumbang 14% emisi gas rumah kaca. Kendaraan umum di Amerika Serikat hanya mengeluarkan 5,3 milyar gas setiap tahun atau setara dengan 1,5 juta CO2. Itu jika bus kota menggunakan bahan bakar gas atau bahan bakar nabati. Selain itu, manfaatkan bus yang punya jalur khusus, seperti busway dan mass rapid transport. Di Jakarta baru dikenal dengan busway. Andai kata semakin banyak orang naik dan sistem transportasi massal makin banyak, polusi udara akibat gas beracun yang keluar dari knalpot bisa dikurangi.
2. Bila dekat, gunakanlah sepeda atau jalan kaki. Di samping menyehatkan, juga bisa irit ongkos, waktu perjalanan, dan mengurangi polusi. Untuk itu, usahakan cari kantor yang berdekatan dengan rumah. Atau usahakan mencari rumah yang berdekatan dengan kantor.
3. Istirahatkan mobil pribadi Anda minimal dua hari dalam seminggu. Umur mobil bisa lebih panjang dan tidak terjadi pemborosan. Anda tak perlu mengeluarkan duit untuk membeli bahan bakar, oli, bayar parkir, tol, dan sebagainya. Udara pun menjadi lebih bersih.
4. Setiap kendaraan pribadi dan umum sebaiknya menggunakan gas atau biosolar serta biopremium. Untuk kendaraan yang menggunakan mesin diesel, tak perlu khawatir karena di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum di sejumlah daerah tersedia fasilitas mesin pompa biosolar. Sedangkan untuk mobil bensin, harap sabar. Untuk sementara, biopremium belum tersedia. Pihak Pertamina menunda investasi biopremium dengan alasan tingginya investasi. Selain itu, tak ada subsidi dari pemerintah untuk pengembangan biopremium.
5. Apabila Anda ingin mengganti mobil dengan mobil baru, pilihlah mobil hibrida. Mobil hibrida sudah dibuat oleh beberapa produsen mobil, seperti Toyota, Ford, dan Honda. Tapi masih sedikit orang yang menggunakan mobil jenis ini.
6. Cek tekanan ban mobil Anda. Tekanan ban yang pas tidak membuat bensin jadi boros. Lakukan pula tune-up pada karburator, misalnya, secara berkala. Semakin bersih karburator, semakin lancar pengapian mesin Anda. Bahan bakar pun bisa diirit. Dan karbon yang dikeluarkan makin kecil. Kalau perlu, penggunaan bahan bakar diirit, sehingga penggunaan bahan bakar minimal berkisar 8,5-10 km per liter. Ganti saringan udara mobil Anda bila sudah banyak kotoran yang menempel. Penggantian saringan udara bisa membuat efisiensi 10%.
sumber : http://digilib.ampl.or.id/detail/detail.php?row=1&tp=artikel&ktg=climate&kd_link=&kode=1780
01 Maret 2008
Artikel (Untitled)
Tanamkan di pikiran anda kuat-kuat, bahwa setiap anda menggunakan selembar kertas maka anda telah menebang sebatang pohon. Oleh karena itu gunakan kertas se-efektif mungkin misalnya dengan mencetak print out bolak-balik pada setiap kertas. Bila anda nge-print sesuatu yang tidak terlalu penting, gunakanlah kertas bekas yang dibaliknya masih kosong.
2. Ganti bola lampu.
Segera ganti bola lampu pijar anda dengan lampu neon. Lampu neon ini membutuhkan energi yang lebih sedikit dibanding lampu pijar. Ingat setiap daya daya listrik yang anda pakai maka anda turut serta menghabiskan sumber daya energi listrik yang kebanyakan berbahan bakar fosil. Bahan bakar fosil adalah bahan bakar tak terbarukan, dan dalam jangka sepuluh tahun ke depan mungkin bahan bakar jenis ini akan habis.
3. Hindari Screen Saver
Shut down Komputer anda jika tidak akan digunakan dalam jangka lama, atau jika anda terpaksa meninggalkan komputer dalam keadaan menyala, matikan screen saver. Mengaktifkan screen saver akan memakan energi dan mengeluarkan emisi Co2. Jadi matikan screen saver anda sekarang!
4. Periksa tekanan ban
Setiap anda ingin bepergian janagn lupa memeriksa tekanan ban kendaraan anda. ban yang kurang angin akan memperlambat laju kendaraan dan akhirnya akan membutuhkan bahan bakar yang lebih banyak.
5. Buka jendela lebar-lebar
Di Amerika , sebagian besar dari 22,7 ton emisi CO2 berasal dari rumah. Kebanyakan emisi atau gas buang tersebut berasal dari AC, kulkas, kompor gas atau refrigerator. Unutk meminimalkannya ketika dapat mengatur termostat AC dengan suhu udara di luar ruangan. Kemudian bukalah jendela lebar-lebar karena sirkulasi udara yang terjebak dapat mengkonsumsi energi.
6. Gunakan pupuk organik.
Pupuk yang digunakan kebanyakan petani mengandung unsur nitrogen, yang kemudian berubah menjadi N2O yang menimbulkan efek GRK (Gas Rumah Kaca) 320 kali lebih besar dari pada CO2. Jika anda hobi berkebun gunakanlah pupuk organik. Disamping aman, murah pula.
7. Tanamlah rumpun bambu
Pepohonan memang terbukti mampu menyerap CO2, tetapi ternyata pohon atau rumpun bambu mampu menyerap CO2 empat kali lebih banyak dari pohon-pohon lain.
8. Naik kendaraan umum
Saat ini jumlah kendaraan pribadi sudah teramat banyak dan bikin sumpek. Sector transportasi menyumbang sampai 14 % emisi gas rumah kaca ke atmosfer, jika kita menggunakan kendaran umum maka kita mengurangi emisi gas rumah kaca, karena dalam satu kendaraan umum bisa mengangkut puluhan orang, dan itu sangat hemat energi. Dibandingkan dengan kendaraan pribadi sperti sedan yang hanya mengangkut maksimal empat orang.
9. Kurangi makan daging sapi
Betul, kurangi dari sekarang memakan daging sapi. Selain megandung kalori y ang tinggi. Daging sapi juga menyumbang emisi gas rumah kaca yang cukup signifikan. Setiap kilogaram daging sapi yang kita makan, setara dengan menyalakan bola lampu 20 watt selama 20 hari.
10. Jangan pakai kantong plastik
Di beberapa Negara bagian Amerika, urusan kantong plastik bahkan sampai dibuat undang-undangnya segala. LSM peduli lingkungan mendorong pemerintah Negara setempat unutk melarang penggunaan kantong plastic sebagai kantong belanjaan. Plastik ini memang unsur yang sulit terurai, butuh 1000 tahun untuk mengurainya didalam tanah.
Efek Gas rumah kaca yang ditimbulkannya juga cukup besar. Maka beralihlah ke kantong kain, misal dari kain serat alami.
11. Membeli produk lokal
Produk lokal tentu tidak memerlukan jalur distribusi yang panjang dan membutuhkan banyak bahan bakar. Ini berarti mengurangi emisi CO2 yang dikeluarkan mobil-mobil pengangkutnya. Kemudian belilah produk sayuran atau buah-buahan sesuai musimnya. Ini akan menghemat biaya transportasi dan menghindari harga jual yang mahal.
12. Hidup efisien
Apapun aktifitas manusia di bumi akan berdampak pada bumi yang kita diami ini. Pola komsumsi energi, pola lingkungan dan sebagainya. Hiduplah seefisien mungkin, gunakan sedikit energi, komsumsilah sedikit makanan, tinggalkan pola hidup konsumtif, ramahlah terhadap lingkungan, sedikit bicara lebih banyak berpikir, dan sebagainya.
13. Mengemudi cerdas
Hindari perjalanan yang panjang dan menghabiskan waktu, bila mungkin memotong jalan lakukanlah. Kurangilah aktifitas yang menggunakan kendaraan pribadi. Jika terpaksa menggunakan kendaraan pribadi, pilihlah jalan-jalan alternative yang bebas macet dan tidak mengkonsumsi energi. Bila anda menunggu, matikan mesin sebab gas buangan tetap keluar sementara bahan bahan bakar terpakai.
14. Pakai baju bekas
Sekarang bukan jamannya gengsi, toh kita mati tidak membawa gengsi. Tak perlu malu memakai baju bekas atau baju warisan orang tua. Dengan mengurangi membeli pakaian baru maka anda membantu mengurangi pemakaian listrik di pabrik pakaian.
Apalagi banyak bahan kain sintetis yang mengandung minyak bumi. Bahkan katun yang berasal dari kapas ternyata mengandung pestisida
dikirim oleh : Karin
09 Februari 2008
Plant for the planet ! Lets Go Green !!!
Hilangnya hutan alami di seluruh Dunia adalah Kontributor besar emisi global tiap tahun. Karena pohon itu jago menyerap CO2 dan mengeluarkan oksigen untuk 4 orang selama 1 tahun penuh! Akar pohon juga mampu menyerap air hujan dan meyimpannya di musim kemarau.
Kampanye A Billion Trees.
PBB melalui The United Nations Environment Programme (UNEP) meluncurkan Plant fot the Planet: Billion Tree Campaign November 2006 lalu. Kampanye ini terinspirasi oleh Profesor Wangari Maathai, pemenang Nobel Peace Prize 2004 dan founder Kenya's Green Belt Movement (yang menanam lebih dari 30 juta pohon di 12 negara Afrika sejak 1977). Billion Tree Campaign menggerakan masyarakat untuk nanam pohon dan memasukkan janji (pledge) di website www.unep.org/billiontreecampaign. Targetnya adalah menanam 1 milyar pohon sepanjang 2007. Kampanye yang awalnya diprediksi gagal itu ternyata tercapai dalam setengah tahun doang. Until now 1,5 miliar pohon baru telah tertanam dan lebih dari 2,2 miliar janji tercantum. Semua ikut berpartisipasi, mulai dari bocah di New Zealand, penduduk desa Ethiopia, warga kota Jerman, sampai bocah-bocah di Kalimantan Barat! Raja Bahrain dan Prince Albert of Monaco pun turun langsung menanam pohon dengan tangan mereka. (nah gitu dong mandiri jangan cuma bisanya nyuruh-nyuruh).
Volunteers from the cultural association of New Acropolis plant trees in the Kordun region. The Trees were planted to prevent soil erosion
Program Indonesia Hijau.
Di Indonesia yang tercinta ini, Perhutani juga berniat menghijaukan kembali hutan dengan program Indonesia Hijau. Perhutani menargetkan telah menghijaukan Pulau Jawa pada tahun 2015-2020 dengan menanam 400 juta pohon di seluruh Pulau. Salah satu aksinya adalah pembagian 1000 bibit pohon di Bundaran Hotel Indonesia 6 November 2007 lalu. Direktur Perhutani, Transtoto Handadhari juga mendeklarasikan hari itu sebagai Hari Mewujudkan Jawa Hijau. Presiden SBY juga mencanangkan Desember 2007 sebagai bulan menanam pohon. Didukung juga sama Ibu Ani Bambang Yudhoyono yang yakin kalau perempuan bisa punya andil besar memerangi perubahan iklim (yoii dahhh..)
What can we do?
Dukung kampanye global dan Program Indonesia Hijau dengan menanam paling ga satuuuu aja pohon. Kalo bisa ajak juga orang-orang untuk turut serta menanam pohon di area sekolah, kompleks, perumahan, lingkunag sekitar, dimana ajalah. Lets Go Green Indonesia !!
"Bila bukan kita yang mengerjakan ini, lalu siapa lagi? Jika bukan sekarang, kapan lagi. Dan bila bukan kita bersama, lalu bagaimana caranya" - Ibu Ani Bambang Yudhoyono..
- melinda
Hemat Listrik !
Mari bantu bumi untuk tetap hidup. Matikan AC kalau tidak benar-benar dibutuhkan, apalagi tidak dipakai. Let’s Go Green! Kita bisa menggunakan AC alam yang murah dan juga tentunya lebih sehat. Dengan begitu kita ikut membantu menjaga kelestarian bumi.
Matahari sudah bersinar terang? Matikan lampu-lampu di rumahmu. Tanpa menyalakan lampu pun semuanya masih terlihat jelas kan?
Ayo mulai menjaga bumi kita. It’s time to change, it’s time to start.
.Lala.
Go Green Indonesia
It's time to change.
It's time to start.
Gak perlu mikir jauh-jauh bagaimana caranya stop kebakaran hutan atau mencegah banjir tahunan Jakarta yang memang bukan (hanya) kesalahan kita. Mulailah dari hal yang kecil, di sekitar kita, atau bahkan dari kita sendiri. Sudahkah kita membuang sampah di tempatnya? Sudahkah kita mematikan listrik yang tidak perlu? Sudahkah kita mematikan lampu yang tidak perlu?
Kalau aku sudah, kamu?
Kalau kita sudah, dia?
Kalau dia sudah, mereka?
Ayo ajak semuanya untuk go green, karena ini bisa diatasi kalau kita semua yang memulai, bukan hanya aku dan kamu.
.Lala.





